Barack Obama dan Fenomena Indonesia

Hal menarik kemengan Obama sebagai presiden adalah:
– Adanya kesadaran masyarakat yang menginginkan perubahan negara menjadi lebih baik, salah satu caranya dengan memberdayakan antara kemampuan skill dan kemampuan jiwa raga, hal ini hanya terdapat pada jiwa-jiwa muda dan energik, karena mobilisasi darah muda lebih punya ”taste” dan terobosan-terobosan baru (Bukankah begitu kata Iklan…..!!!)
– Tidak adanya pola pemimpin ”lapuk” yang masih diterapkan di Indonesia. Karena negara adalah dinamis, berubah terus dan dengan masalah yang semakin komplek. Kalau pemimpinnya saja masih menerapkan pola lama, tidak masuk akal negara yang dinamis akan diwujudkan. Bukankah begitu……???
– Secara alamiah, pemuda atau jiwa muda memiliki naluri ”berani” dan memiliki trobosan baru, dunia baru, dan yang terpenting generasi muda lebih merasakan apa dan bagaimana permasalahan yang SAAT ini terjadi. Ingat itu, PERMASALAHAN SAAT INI, BUKAN MASALAH JAMAN DOELOE….!!! Bukan masalah yang dihadapi oleh generasi-generasi yang hidup 20tahun LALU.

Kesimpulan:

– Indonesia tidak lebih baik dari USA, ini artinya kalau saja masyarakat Indonesia tidak memilih seperti figur Obama (muda, energik, punya semangat dan trobosan baru), maka dapat dipastikan negara Indonesia tidak akan berubah-berubah. Tetap saja menjadi negara ketiga dengan kebodohan pemimpin sebagai penyebabnya.
– Solusi: pilihlah calon presiden yang visioner yang memiliki elastisitas/dinamis sesuai dengan pekembangan zaman, tidak berpedoman pada kemampuan statis, apalagi hanya mengandalkan Aura ”keturunan” semata.
– Tidak memilih presiden yang akan merekrutmen masyarakat menjadi PNS lagi, minimal tidak menambah jumlah PNS, tetapi meningkatkan kualitas PNS yang sudah ada, karena pengeluaran negara untuk PNS yang ”nganggur dan Cuma bisa baca koran saja” adalah jumlah pengeluaran yang sangat besar.
– Tidak perlu memilih presiden yang sudah menjabat, pilih yang baru, muda, energik, dan minimal menjadi salah satu mantan Gubernur, kenapa ini tidak ditiru…??? bukankah Obama juga mantan seorang anggota senator, dari keluarga biasa-biasa saja, bukan dari darah keturunan ”darah biru” menurut masyarakat kita… itu sebenarnya perlu ditumbuhkan di Indonesia.

Ya… itu, hanya sebuah opini, dan tentunya bukan suatu keharusan untuk direspon, apalagi dengan respon negatif🙂 bukankah begitu teman….!!!

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s