Alex Noerdien For The Next President

Terlepas dari semua anggapan “Positif negatif apalagi anggapan apa-apa” maka saya berniat mengupload postingan ini:

Kemarin, 7 Nopember 2008; Sumsel punya hajatan besar: PELANTIKAN GUBERNUR PILIHAN RAKYAT PERTAMA, Setuju atau tidak itulah sebuah realita. Kita telah memiliki sepasang pemimpin baru yang akan menggulirkan roda pemerintahan 5 tahun kedepan. Banyak hal menantang buat mereka menjadi PR dan itu harapan bagi semua orang di SUMSEL, termasuk saya saat ini.

Kita boleh saja bermimpi untuk menjadi daerah “panutan” menjadi daerah “rujukan” daerah-daerah lain di Indonesia. Karena segala sesuatu berawal dari sebuah mimpi, dan pada saat ini pun saya masih bermimpi akan kebangkitan SUMSEL dimasa yang akan datang. Bukan hanya sebuah mimpi tentang eksplorasi SDA tetapi juga mimpi akan kebangkitan SDM-SDM Sumsel yang lebih dalam segala hal. Namun sepertinya mimpi ini akan berawal dari sini, dari bulan Nopember ini dan akan bergulir hingga tahun-tahun mendatang.

Alex Noerdin dan Eddy Yusuf adalah Gubernur Pertama yang berhasil dipilih langsung oleh Masyarakat SUMSEL, dan itu adalah sejarah baru bagi daerah kita. Harapan-harapan masyarakat akan datangnya seorang pemimpin “visioner, berinisiatif, berani,” sepertinya akan terwujud. 

Apakah ini tidak beralasan…?? tentunya tidak, karena waktu telah menjawab, bahwa keberadaan Kabupaten Muba yang telah disulap oleh beliau telah membuat “PD” tersendiri bagi masyarakat SUMSEL, terutama penulis (Meski penulis Orang SEMENDO Asli bukan orang Muba), namun sedikit memberi warna ketika berada di luar daerah.  Hal ini terbukti dari beberapa obrolan dengan orang-orang luar daerah terkadang memunculkan suatu objek yang Narsis tentang daerahnya masing-masing (ini sebenarnya bukan suatu yang baik untuk dibangga-banggakan), namun disuatu saat ketika kepercayaan diri kita menjadi pudar, ketika topik berubah mengenai daerah masing-masing, maka tersebutlah daerah di kawasan SUMSEL yang bernama “Muba” telah memberi warna dalam topik obrolan tersebut.

Lho.. kok Muba…? Bukannya Muara Enim…? dimana kita lahir dan dibesarkan…!!!

Jawabannya adalah, Muba adalah daerah yang mereka kenal di SUMSEL, dibanding kabupaten-kabupaten lain di SUMSEL. Apalagi Muara Enim.

Terus, seperti apa Muba itu di mata-mata orang luar daerah? yang mereka tahu disanalah ada seorang pelopor “kesehatan dan sekolah gratis” disanalah ada “Alex Noerdin”. Aku sepertinya tidak habis fikir, mengapa orang-orang luar begitu mengenal MUBA, daripada Muara Enim….??

Bukankah Muara Enim Lebih kaya…? Lebih banyak SDAnya, bahkan mungkin lebih luas daerahnya ? Minyak ada di Muara Enim, Batubara ada di Muara Enim, Gas juga ada, tapi mengapa tidak lebih terkenal dari Muba….?

Mungkin jawabannya adalah disana krisis seorang pelopor, yang visioner, ataukah kurang berani….? entahlah aku juga tidak tahu.

Namun, beberapa kali teman kuliah berkata: “Gus, aku akui di Muara Enim memang kaya, disana banyak sekali SDA apalagi PTBAnya itu, tau nggak, waktu aku kesana kerja praktek di PTBA betapa makmurnya penduduk disana. (aku sinis saja mendengar penyataan teman itu, itu sih kata eLo, kata guE sih Enggak, Orang PTBA yang Makmur, lah kita… mau sekolah aja susah…!!!) Namun, sebisa mungkin aku tetap mempertahankan diri sampai titik Nadir untuk tetap membela daerah saya.

Terus, dia mulai kembali; tapi kok aneh ya…? katanya daerah Muara Enim itu kaya, banyak SDA, tapi dari tahun-ketahun kayaknya seperti itu aja daerahnya…!!! ya gitu deh… (jawabanku seadanya saja…(abis berkata begitu, Aku malah teringat pengajuan Beasiswa Sekolah yang aku ajukan bulan Agustus kemarin ke PEMDA, sampai saat ini (nopember) belum juga ada kabar, ntah diterima atau tidak, padahal menurut saya tidak susah untuk membalas pengajuan itu, BILANG SAJA PEMDA TIDAK PUNYA UANG, KAN BERESSSSSS….. jadi kan kalau ada teman-teman yang bilang bahwa Muara Enim kaya, saya bisa tunjukin surat itu😦 )

Beralih ke Pak Aldy (Alex Eddy), penulis sebenarnya mendukung “visi” mereka  yang mengetahui apa yang sebenarnya dibutuhkan masyarakat ini, yaitu Pendidikan dan Kesehatan. Kalau saja keduanya sudah bisa dipenuhi saya yakin, ekonomi dan pendapatan akan meningkat. Dan yang terpenting lagi mereka mengetahui cara memanfaatkan peluang (baik SDA dan SDM) yang ada di depan mata mereka.

Disamping itupula SUMSEL yang “katanya” propinsi terkaya no-5 di Indonesia dapat dirubah menjadi  “masyarakat terkaya di Indonesia” apa ini sebuah mimipi saja…??? kita lihat saja nanti, tapi saya yakin ini…

Peluang besar untuk Pak “Aldy” membuat SUMSEL seperti Singapura di Indonesia sepertinya terbuka lebar, karena keberadaan Tanjung Siapi-Api dapat menjadi pintu gerbang menuju ke arah itu. Namun tetap dengan suatu pondasi SDM yang harus di “genjot” terlebih dahulu sebelum kita melangkah lebih jauh, karena tanpa adanya SDM yang kuat dari masyarakat SUMSEL sendiri, maka timbulnya kepincangan masyarakat SUMSEL akan semakin jelas terlihat.

Sebagai masyarakat Asli SUMSEL tentunya penulis juga berharap adanya putra SUMSEL yang akan menjadi presiden dimasa yang akan datang. Nah… untuk itulah sebagai kata penutup, kepada Pak”ALDY” majukanlah SUMSEL bukan hanya 5 tahun ke depan tetapi 10 tahun kedepan. Setelah kemajuan Sumsel menjadi propinsi percontohan dengan semua kelebihannya, maka sudah saatnya merambah untuk menjadi “THE NEXT PRESIDENT FOR RI”

___________________

Bandung, 8 Nopember 2008

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s