Hai… Namaku Agus….

Malam ini, malam tahun baru hijriah. Artinya, besok pagi sudah bertambah satu tahun umurku di dunia ini, namun secara fakta, umurku berkurang satu tahun.

Tahun yang lalu, adalah tahun jahiliyah. Banyak sudah perbuatan-perbuatan yang tidak pantas dilakukan, namun secara nyata dan sadar tetap saja dilakukan. Tidak terkecuali di bulan-bulan suci, dimana seharusnya semua beribadah mencari keridhoan Allah SWT, namun nyatanya keimananku terjun bebas,  semua tidak mempengaruhi tingkah laku ini.

Sudah banyak topeng-topeng melekat di muka ini, menjadikannya semakin tebal, dan tanpa perasaan bersalah, dan wajah tanpa dosa, semua berjalan apa adanya.  Begitulah keseharianku, kehidupan yang hanya sebentar ini tidak membuat aku menjadi sadar, betapa lemahnya aku, mudahnya terkecoh dengan tipu daya, dan yang lebih parah lagi, semua terjadi berulang kali.

Berkali-kali aku “menyesal” dan berkali kali pula aku “melakukan kesalahan yang sama”. Berkali-kali aku mencoba bangkit, dan berkali juga aku terkapar tanpa daya.  Dari hari-ke hari, minggu ke minggu, dan seterusnya, kulalui kehidupan ini, begitu betah dengan gelimang dosa. Kubalut tubuhku dengan pakaian yang menarik, kupenuhi bibirku dengan buliran kebohongan, seolah-olah aku tidak melakukan apa-apa. Tetapi… seandainya aib ini tidak ditutupi oleh NYA, maka habislah diriku, habislah semua topeng-topengku, dan semua yang melihatku, akan jijik dan bahkan meludah di depan mataku. Ya allah… Ampunilah aku….

Ya Allah, semoga ini bukan menjadi tulisan terakhir saya, untuk kembali bangkit, meski dengan “merangkak” untuk memperoleh kenikmatan yang sesungguhnya. Ya Allah…. semoga malam ini adalah malam yang penuh dengan instropeksi diri, dimana aku menjadi diriku yang sebenarnya… sebelum aku hijrah ke kota ini.

Aku masih merindukan diriku yang dahulu, merindukan keluguan, meski tidak “selugu” yang mereka-mereka kira.  Aku masih merindukan diriku yang dulu, dimana aku masih begitu takut, mendengar, dan membayangkan kobaran api di nerakaMU. 

Sekarang aku tidak tahu, betapa aku menjadi seonggok  tubuh yang tanpa daya, yang tanpa kehadiran diri di dalam jiwa, yang terpesona akan racun dunia, dan racun racun yang membuat aku buta, dan mencampakkan aku ke dalam jurang kenistaan selama ini.

Banyak waktu telah terbuang, menjadi saksi bahwa fatamorgana yang aku kejar menjadi hantu di dalam hari-hariku. Banyak mimpi-mimpi indah, begitu gencar menyelimutiku, hingga kewajibanku menjadi terbengkalai, ya…. tubuhku layaknya  sebuah rumah yang tak berpenghuni, penuh dengan debu, penuh dengan jaring-jaring laba-laba, yang menandakan kekosongan jiwa, namun seolah-olah terlihat dari jauh aku adalah bangunan yang gagah perkasa,  yang kuat, dan tahan terpa dan goda.

Malam ini, aku ingin kembali, ingin memeluk jiwaku yang sempat pergi, karena kehinaan dan kebodohan yang kualami selama ini. Malam ini juga aku ingin memberi suatu irama baru, untuk drap langkah kakiku ke depan, malam ini ingin aku jadikan momen penghabisan, dimana akhir dari perjalanan “hinaku”  kemudian terlahir kembali, menjadi Agus, Agus Manggala yang dulu, yang “lugu” meski tidak pemalu…..

Aku ingin bercerita dengan dunia, menceritakan kegundahan selama ini, tentang tubuh tanpa jiwa yang tenang, maka kita adalah bangunan, bangunan tak berpenghuni, bangunan yang sia-sia, meski kelihatan kuat dan tangguh, itu hanyalah sebuah bayang-bayang, dan apalah arti sebuah bayang-bayang…??

Semoga dengan cinta kasih, dengan sisa serpihan-serpihan kerinduan yang ada, akan menjadi modal untuk kembali kepadaNya, dengan jiwa yang tenang, jiwa yang bersih, dan jiwa yang agung.

Selamat tahun baru islam 1432 H

Semoga momen tahun baru ini, menjadi pedati yang akan membawaku ke dalam dunia yang sebenarnya, dunia yang penuh kebaikan, dan dunia yang penuh dengan perasaan kasih, perasaan sayang, akan pencipta, yaitu ALLAH. SWT

Ya, ALLLAH, ampunilah dosa-dosaku selama ini, bimbinglah hambaMu memenuhi panggilanMu dalam keadaan yang bersih, dari perbuatan-perbuatan hina, kotor, dan menenggelamkan aku pada lumpur-lumpur dosa.

 

Amin,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s