Perjalanan Ke Taman Safari Indonesia

Taman safari Indonesia adalah kawasan wisata keluarga yang sangat cocok untuk dikunjungi oleh keluarga, terutama bagi pasangan-pasangan yang sudah memiliki anak kecil yang sudah berumur 10-12 tahun. Kenapa saya memberi batasan umur tersebut alasannya adalah dengan umur segitu anak-anak sudah mengerti dengan apa yang dilihat, didengar, dan dijelaskan oleh kita (para orang tua) dan para pemandu wisata, sehingga akan lebih menyenangkan. Alasan lain adalah daerah tersebut memiliki wilayah yang cukup luas, dengan medan yang lumayan berliku dan penuh tanjakan dan turunan. Dengan medan dan luas lokasi seperti itu cukup kiranya sebagai alasan mengapa anak-anak batita belum efektif diperkenalkan dengan lokasi wisata ini. Anak kecil mudah capek, mudah bosan, dan yang lebih penting anak batita belum mengerti tentang makna-makna dari hasil wisata tersebut.

Ada hal menarik ketika berkunjung ke Taman safari tersebut, yang membuat saya sedikit tercengang, mengapa kawanan hewan itu hanya berdiam pada daerah teritorial yang itu-itu saja? Misalnya kawanan monyet, kancil, zebra, kambing hutan, dan beberapa hewan lainnya. Seolah olah ada pagar magic yang memagari mereka sehingga mereka tidak bisa keluar dari daerah teritorialnya tersebut. Kalau ada pagarnya, maka itu tentu tidak asing mereka tidak bisa lari, tetapi dengan kondisi yang bebas, para kawanan binatang itu tentunya bisa berpindah tempat, tetapi tidak mereka lakukan. Seolah-olah mereka sudah memiliki “rumah” masing-masing dan tidak saling mengganggu satu dengan yang lain.

Kedua, binatang yang sudah dilatih memiliki kemampuan yang cukup unik dan sangat menghibur pengunjung.

Pukul 11.30 ada atraksi beberapa binatang yang melakukan atraksi secara bersamaan. Ada orang utan,  ayam, bebek, anjing, musang, burung, dan bahkan kambing melakukan aksi secara bersama-sama menghibur penonton. Tapi anehnya pertunjukan itu sangat harmonis, layaknya sebuah acara “OVJ” tetapi pemerannya bukan sule cs, tetapi kawanan binatang-binatang dengan dalangnya crew dari taman safari. Dapat anda bayangkan, sebuah opera humor tetapi diperankan oleh binatang. Tentu membuat perut anda harus dipegang karena lucu melihat adegan-adegan yang mereka perankan.

Belum lagi atraksi personal yang dilakukan oleh masing-masing binatang, seperti atraksi gajah, singa laut, harimau sumatera, lumba-lumba, dan yang juga tak kalah menakjubkan atraksi burung-burung pemangsa.

Atraksi burung pemangsa sangat menyedot perhatian saya. Saya kagum akan kemampuan crew dari Taman Sari menjinakkan berbagai macam burung. Perlu ilmu dan juga kesabaran serta waktu yang tidak sedikit untuk bisa membuat burung-burung itu melakukan sesuatu yang kita inginkan. Sebebas-bebas burung adalah burung yang terbang di alam, tetapi dengan kebebasan tersebut tidak membuat burung-burung itu lari ke alam liar, tetapi tetap saja taat dan betah berada di taman safari untuk menghibur pengunjung. Beberapa jenis burung yang saya sebutkan tadi adalah jenis burung elang, burung hantu, burung gagak putih, rangkong, dan beberapa jenis lainnya yang lupa saya catat dalam otak saya.

Akhir dari kunjungan saya hanya bisa mengucapkan Subhanallah….. betapa alam telah mengajarkan keharmonisan, harmoni dalam perbedaan, harmoni dalam toleransi yang sangat tinggi antar kawanan binatang, serta harmonisnya hubungan makhluk hidup dengan alam.

Hanya kerusakan hutan dan perburuan liar telah mengancam kehidupan mereka, padahal merekalah salah satu predator tingkat tinggi dalam siklus alam. Apabila mereka mengalami kepunahan, maka bukan tidak mungkin kita sendiri yang akan kerepotan menghadapi bencana alam yang disebabkan oleh segelintir manusia yang tidak bertanggung jawab.

Dengan hanya Rp. 120.000,- / orang menurut saya tidak rugi untuk berkunjung ke taman safari Indonesia. Disana kita bisa berlama-lama menghirup udara segar, menikmati harmonisasi antara alam, manusia, dan binatang. Belajar bagaimana menghargai alam, dan menjadi agen perubahan untuk lingkungan. Selain itu bisa bermain, karena arena permainan yang cukup komplit, mulai dari main di air, di udara, Outbond, dan petualangan lainnya membuat pengalaman yang tak terlupakan.

Toilet yang bersih dan terjaga, mushola/masjid yang besar dan bersih, jalan-jalan terbuat dari bahan aspal hotmix, bangunan-bangunan  rapih dan tertata membuat saya betah tinggal disana.

This is amazing…..

Akhir dari artikel sederhana ini, jaga alam, hindarkan penebangan pohon, lestarikan lingkungan kita, untuk diri sendiri, dan anak cucu kita.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s